PENGARUH SHALAWAT KEPADA RASULULLAH BAGI YANG MENGUCAPKANNYA

Oleh: Yusmin Muin

Berbicara tentang shalawat apalagi jika kita ingin mengetahui pengaruhnya, maka ada banyak dalil yang dapat dijadikan sebagai dasar tentangnya. Namun sebelum lebih jauh membahas mengenai pengaruhnya ada baiknya diketahui lebih dahulu apa arti dari shalawat itu.

Istilah shalawat merupakan diksi yang bersumber dari bahasa Arab. Diksi ini sudah familiar bagi orang-orang Indonesia. Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, diksi ini ditulis dengan 2 (dua) varian bentuk kata dasar, yakni salawat dan selawat. Keduanya berarti 'do'a, permohonan doa kepada Allah untuk Nabi Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya'. (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1389) Kata ini menjadi salah satu kata yang diadopsi dari bahasa Arab. Di dalam kamus Lisanul Arab bahwa diksi 'shalawat' merupakan bentuk nomina dari kata kerja صلا. Bentuk nomina-nya yaitu  صلاة  yang berarti shalat (ibadah yang terdiri dari gerakan ruku dan sujud). Selain itu, ia juga dapat berarti do'a dan permohonan ampunan (istighfar). Sedangkan jika shalawat itu dikaitkan dengan Allah SWT, maka ia berarti rahmat Allah, dan atau penghormatan kepada Rasulullah SAW. Sebagaimana firman Allah:

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ 

Maksud kata  يُصَلُّوْنَ dalam ayat tersebut dipahami dengan 'memberi penghormatan'. Sedangkan 

 

Sedangkan shalawat yang diungkapkan oleh para Malaikat kepada Rasulullah

Tidak ada komentar:

LIBUR (GURU) MADRASAH

Oleh: Yusmin Muin                    Libur merupakan satu bagian yang tidak terpisahkan dari setiap orang. Siapapun ia dan apapun aktivitasn...